BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 01 Juni 2010

I think God can explain_splender_

There's a lot of things I understand
And there's a lot of things that
I don't want to know
But you're the only face I recognize
It's so damn sweet of you
to look me in the eyes

It's alright, I'm O.K.
I think God can explain
I believe I'm the same
I get caried away

It's alright, I'm O.K.
I think God can explain
I'm relieved I'm relaxed
I'll get over it yet

The sent of vasoline
in the summertime
The feel of an icecube
Melting overtime
The world seems bigger
Than both of us
Yet it seems so small
when I begin to cry

It's alright I'm O.K.
I think God can explain
I believe I'm the same
I get carried away

It's alright I'm O.K.
I think God can explain
I'm relieved I'm relaxed
I'll get over it yet.

I'm so much better than you guessed
I'm so much bigger than you guessed
I'm so much brighter than you guessed

I'ts alright I'm O.K.
I think God can explain
I believe I'm the same
I get carried away

It's alright I'm O.K.
I think God can explain
I'm relieved I'm relaxed
I'll get off of your back

I think God can explain
I think God can explain
I think God can explain

Selasa, 09 Februari 2010

Apa yang Ayah tidak bisa katakan.....

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi
tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa
bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa
berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.. ..
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS
menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan
mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata
hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan
menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi
dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang
panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah
selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam
segala hal..

Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika membagikannya kepada teman-teman yang lain.

Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !

Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi
dibalik hatinya.*

Salam…..

(thanks buat penulis)

Kamis, 21 Januari 2010

saya

saya hanyalah org malam yg mengharapkan terang tidak peduli apakah buku-buku hitam atau lembaran hati yang sudah mati

Sabtu, 26 Desember 2009

Renungan Akhir Tahun

Aku meminta kepada ALLAH untuk menyingkirkan penderitaanku.
ALLAH menjawab, Tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkannya.

Aku meminta kepada ALLAH untuk menyempurnakan kecacatanku.
ALLAH menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.

Aku meminta kepada ALLAH untuk menghadiahkanku kesabaran.
ALLAH menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu tidak dihadiahkan,itu dipelajari.

Aku meminta kepada ALLAH untuk memberiku kebahagiaan.
ALLAH menjawab, Tidak.
Aku memberimu berkat, kebahagiaan adalah tergantung padamu.

Aku meminta kepada ALLAH untuk menjauhkan penderitaan.
ALLAH menjawab, Tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian dunia dan membawamu mendekat padaKU.

Aku meminta kepada ALLAH untuk menumbuhkan rohku.
ALLAH menjawab, Tidak.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk membuatmu berbuah.

Aku meminta kepada ALLAH segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup.
ALLAH menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat menikmati segala hal.

Aku meminta kepada ALLAH membantuku mengasihi orang lain, seperti Ia mengasihiku.
ALLAH menjawab, Ahhh.. akhirnya kau mengerti.

Minggu, 20 Desember 2009

orang yang layak terbuang

wajah diam, sangar menerawang
menyingkap tabir cakrawala
tersendat kaku gemulai lemah
tak terbatas rasa jiwa bersila
apakah kau tahu perasaan itu?
hancur, remuk dan luluh lantak
terasa hati tersayat belati
serasa jasad terbakar amarah
tapi pada siapa?
aku hanya tertunduk dan kembali menerawang

kutatap poster wajah sang penguasa
dasi panjang bergelantungan
raga sehat wajah merona
senyum terlihat wajah penjilat

balik kupandang diriku
jauh……….dibawah tingkatan

kutarik poster itu
kuganti dasinya dengan dasi kupu-kupu
ku coreng moreng wajahnya seolah bulu
aku tertawa………………
ha..ha..ha..ha..ha..ha..
persis seperti preman banci

aku senang dapat menggantinya dengan yang asli
karena dunia tidak suka imitasi
aku terbentuk begini karena dia
dan aku suka……………….
ada orang sepertiku
pecundang dan gelandang dunia

cinta

tak terbantahkan
rasa ini begitu kuat mengalir dalam darah
mengisi tiap rongga tubuh yang kosong
kehadirannya tak bisa di elakkan
mencoba menjauhinya karena kekhawatiran
tapi semakin hanyut akan keindahannya

cinta
keajaiban apa yang kau hembuskan
hingga ku terbuai dalam belaianmu

Orang Malam yang mengharapkan Terang

..walau melewati jalan yang berbeda, tetapi tetap saja kita akan sampai di tempat yang sama.
dimana hati ini merasa sepi, takut dan bertanya-tanya.
apakah hidup ini suatu karunia ataukah ujian ?
kita kerap mengenang bila melewati jalan berliku.
sebiru apa langit dan laut pernah berwarna.
sekelam apa malam pernah menumpahkan resah kepadamu.
belumlah tentu kita akan menemukan tanda tanda, untuk mengenali diri sendiri, mengetahui misteri hidup ini.
hidup bukan hanya sebuah kampung yang dapat kita tinggalkan lalu kita pulang lagi.
kadang hidup ini sebuah penantian- tetapi bukan seperti di terminal atau di halte, dimana bus hanya menurunkan wajah-wajah asing.
di tempat ini, keramaian datang hanya sekejap, air matapun juga datang semusim sesekali.
hujan yang turun juga bukan selalu berkah.
kadang menyajikan cuaca buruk, demam, lalu kita tertidur. dan disaat bangun pagi, kita toh masih merasa kehilangan....